8 Talenta yang Bersinar di Maison & Objet 2017 (Bagian 2)

Mengenal bakat-bakat bersinar di ajang interior dan furnitur bergengsi di Paris.

Sejak awal Maison & Objet Paris secara konsisten mengumumkan talenta-talenta yang bersinar berkat karya-karyanya yang menginspirasi desain bagi generasi berikutnya. Semua desainer dan pelaku krearif ini merupakan lulusan dari École Nationale Supérieure de Création Industrielle (ENSCI – Les Ateliers). Mereka adalah yaitu Claire Lavabre, Alexandre Échasseriau, Julien Phedyaeff & Christopher Santerre, Luce Couillet, Lysandre Graebling, Samy Rio, Raphaël Pluvinage & Marion Pinaffo, dan Jean-Baptiste Fastrez. (Baca sebelumnya di 8 Talenta yang Bersinar di Maison & Objet 2017 (Bagian 1))

 

5. Lysandre Graebling

Kiri-kanan: Lysandra dan karyanya untuk Sonia Rykiel (Fotografi: Dok. Maison & Objet 2017)

Lysandre Graebling memiliki latar belakang yang unik berkaitan dengan tekstil, di mana ia sempat mengambil studi tentang fashion sebelum masuk ke Desain Tekstil di ENSCI – Les Ateliers. Setelah  banyak mempelajari tentang berancam teknik seperti tenun, merajut, menyulam, dan membuat motif cetak, ia lantas bekerja untuk Hermès di bagian tekstil/kain dekorasi rumah dan kemudian bergabung dengan Sonia Rykiel selama dua tahun untuk membuat pola terbaru untuk koleksi anak-anak. Lalu, tahun 2015 ia mendirikan studio desain tekstil Tohu-Bohu dengan Lucile Bonnaud dan membuat desain setiap musim untuk para profesional di bidang fashion, interior, industri kemasan, dan brand. (tohu-bohu-bureau.fr)

 

6. Samy Rio

Kiri-kanan: Samy dan hair dryer dari bambu, Hair 2 Carre (Fotografi: Dok. Maison & Objet 2017)

Samy mempelajari pembuatan cabinet selama empat tahun sebelum masuk ke ENSCI – Les Ateliers, di mana ia mempelajari tentang desain industrial selama lima tahun. Kedua keahlian ini membawa dirinya bekerja di bidang industrial dan kerajinan, dua dimensi yang membuatnya merasa lengkap dan  melebur di dalamnya. Setelah lulus dengan membanggakan di tahun 2014 dengan proyek riset aplikasi industrial untuk batang bambu, Samy Rio mendapatkan penghargaan Grand Prize Design Parade 10 di Villa Noailles untuk proyeknya ini. Penghargaan ini membawanya kepada proyek residence di tahun 2016 dan memulai kolaborasinya dengan Galerie Kreo. Tahun yang sama dia diminta menangani residence di NTCRI, Taiwan, tempat ia melanjutkan penelitiannya pada bambu dengan master pengrajin lokal . Dengan beragam eksperimen yang dilakukannya dengan bermacam material, ia juga mengeksplor interaksi antara tata cara pembuatan dan industri, tradisi, dan teknik baru agar tidak saja material yang didalami, tapi juga bagaimana cara kita menghasilkan sebuah objek. (samyrio.fr)

 

7. Raphaël Pluvinage & Marion Pinaffo

 

Kiri-kanan: Raphaël Pluvinage & Marion Pinaffo beserta Papier Machine (Fotografi: Dok. Maison & Objet 2017)

Lulusan dari ENSCI – Les Ateliers 2015 dan 2013 ini pada dasarnya adalah desainer independen yang lantas berkolaborasi tahun 2015 dengan proyek bertitel Papier Machine. Latar belakang Marion yang ahli dalam proposisi dan Raphaël yang ahli bidang sistem teknologi serta estetika menghasilkan karya yang memukau dan memenangi penghargaan Audi Talents Awards di tahun 2016. Karya mereka ini pernah dipamerkan di La Gaîté Lyrique (Paris)  dan Biennale Internationale Design Saint-Étienne di tahun 2013, dan pada Maret 2017 lalu mereka menjadi bagian dari desain kolektif RDC, komisi yang menciptakan scenography sebuah ekshibisi di Biennale Internationale Design Saint-Étienne.  (pinaffo.li dan pluvinage.eu)

 

8. Jean-Baptiste Fastrez

 

 

 

 

 

 

 

Setelah lulus dengan hasil memuaskan  dari  ENSCI – Les Ateliers tahun 2010, pria berusia 33 tahun ini bekerja selama tiga tahun untuk Ronan dan Erwan Bouroullec. Tahun 2011, ia mendirikan studionya sendiri untuk mengeksplor visinya terhadap hibridisasi melalui kreasinya yang menggabungkan teknologi pionir dan kerajinan berteknik. Tahun yang sama, Jean Baptiste Fastrez memenangi Grand Prize Design Parade 6 di Villa Noailles, Hyères, Prancis untuk dua proyeknya, yaitu Variations Upon an Electric Kettle dan Tomahawk Hair Dryers. Tahun 2015, ia memenangi penghargaan Wallpaper* Design Award untuk koleksi vasnya. Kreativitasnya membuat label-label  meliriknya dan mengajaknya berkolaborasi, seperti Moustache, La Manufacture de Sèvres, Kvadrat, CIRVA , dan Tai Ping. Karyanya dipamerkan di  Le Grand-Hornu Images (Belgia), Mudac (Swiss), dan galeri VIA (Prancis). Bahkan, ada beberapa koleksinya menjadi koleksi permanen di Pompidou Centre, Museum of Decorative Arts, CNAP (Centre National Des Arts Plastiques), dan Villa Noailles di Hyères, Prancis. (jeanbaptistefastrez.com)

Kiri-kanan: Jean dan Variasi Electric Kettle (Fotografi: (Fotografi: Dok. Maison & Objet 2017) & Huyghe)

TEKS/FIVI ANJARINI