Desainer asal Prancis, Olivier Gay, mengukir sejarah baru pada rumah London ini menggunakan karya seni untuk menambah twist pada cerita dengan warna, pola, dan selera humor unik.

Fotografi ⁄ Frenchie Cristogatin * Produksi ⁄ Mary Weaver * Teks ⁄Jo Leevers * Alih Bahasa/Farida Esti.

 

A STRONG ACCENT

Desainer asal Prancis, Olivier Gay, mengukir sejarah baru pada rumah London ini menggunakan karya seni untuk menambah twist pada cerita dengan warna, pola, dan selera humor unik

 

 

RUANG KELUARGA

“Saya penyuka karya seni modern, begitu pula Kay dan Alain,” kata Olivier. “Ruangan ini hampir menyerupai galeri, namun jauh lebih nyaman.” Karya seni video animasi, The Night of Perpetual Day, digantung di atas sofa: “Ini adalah karya seni baru dari lanskap Cina,” kata Olivier. “Anda bisa melihat dari celah kecil yang berbeda setiap kali karya seni ini dilipat.” Get the look Karya seni animasi oleh Yang Yongliang dari Galerie Paris-Beijing. Potret Philip Glass oleh Chuck Close di Barbara Krakow Gallery. Kursi Nepal karya Paola Navone untuk Baxter. Coffee table Andere Monjo’s Rain dan lampu standard dari Mint.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROFIL RUMAH

DESAINER Desainer arsitek Olivier Gay membuat rumah ini untuk sahabatnyaKay dan Alain Chablon.

PROPERTI  Rumah empat lantai di barat London.Lantai satu memiliki lobi, ruang makan, dan area dapur terbuka/ruang keluarga. Lantai dua terdapat ruang belajar dan ruang keluarga, sedangkan di lantai tiga tersedia kamar tidur utama, dressing room, dan gym. Lantai basement memiliki dua kamar tamu, WC, dan ruang penyimpanan.

 

RUANG KELUARGA

Diva disko tahun 70-an bertemu dengan Louis XV dalam pola yang ramai. “Seniman ini suka menggunakan latar bermotif untuk kolase, jadi Kay memilih wallpaper ini untuk menonjolkan semangat yang sama,” kata Olivier.

Get the look Karya seni Mickalene Thomas dari Lehmann Maupin. Wallpaper Rheinsberg dari Designers Guild. Perapian Louis XV dibeli di Perancis. Pahatan di kiri perapian, bernama Christmas Tree, karya Lionel Scoccimaro.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAPUR

Nuansa pada dapur didominasi oleh material stainless steel, namun terdapat twist dengan beberapa figur mainan besar dan pencahayaan yang playful. “Lampu gantung ini merangkum keinginan kami–sesuatu yang lembut dan dekoratif, berkombinasi dengan garis-garis kontemporer yang keras,”kata Olivier.

Get the look Dapur dari Varenna/Poliform, dengan elemen buatan customdan peralatan dari Sub-Zero, Wolf, danMiele. Chandelier Crystal dari Marcantonio Raimondi Malerba. Cowboy dan chief dari Bang Bang Kid, tersedia di The Conran Shop.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENUJU RUANG MAKAN

Berlian untuk selamanya, pada pintu geser dan plafon dari potongan parket Versailles. “Kay dan saya menemukan panel dinding antik ini di Marche aux Puces de Saint-Ouen di Paris, tapi konteks ini membuat saya merasa lebihmodern dan menarik,” kata Olivier.

Get the look Temukan panel antic serupa di The Decorative Antiques & Textiles Fair. Bench dilapisi oleh kain Dedar. Pintu dan kabinet dari Olivier Gay.Side table dari Het Tafelbureau di Mint.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUANG MAKAN

“Ruangan ini memiliki kemewahan Paris, namun dalam penataan Inggris,” kata Olivier. Parket Versailles secara halus membentuk motif berlian.

Get the look Meja Waste dari Piet Hein Eek. Chandelier Paper dari Studio Job untuk Moooi. Bench dilapisi beludru Pierre Frey dan gorden dari kain Dedar. Vas dari Mint. Keramik plafon dikirim dari Amerika–Rockett St George menjual yang serupa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUANG BELAJAR

Rak buku buatan Oliver ini menggambarkan ciri khas pembuatnya. “Dimulai detail polos di sisi kiri, lalu diberi dekorasi di sekelilingnya, seperti kisah yang memanfaatkan momentum,” katanya.

Get the look Sofa dan kursi dari Designers Guild. Coffee table Borghese dari Noé Duchaufour Lawrance untuk La Chance. Karpet Split Bright dari Paul Smith untuk The Rug Company. Cermin dari Prancis. Gambar yang terpantul di cermin karya David Hockney dari Richard Gray Gallery. Vas kaktus seperti ini, lihat di The Conran Shop.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAMAR TIDUR UTAMA

Olivier melepas pelapis dinding sehingga material batanya terlihat dan membiarkan satu sisi di atas rumah terekspos–kesan kasar didapat dari wallpaper.

Get the look Wallpaper Earlham dari de Gournay. Ranjang dari Poliform. Bantal motif bunga dari Mint.