Pierrette memberi sentuhan gaya Belanda pada rumahnya dengan motif dan warna terang.

Fotografi ⁄ Alexander James * Produksi ⁄ Mary Weaver * Teks ⁄ Joanna Simmons * Alih Bahasa ⁄ Arisa Imandari

 

Pilihan warna terang dan motif mencolok tersusun dalam DNA desain Pierrette dan ia menerapkan di rumahnya yang berani dan indah

 

 

KORIDOR

Cermin dengan bingkai kerang ini dulunya milik nenek Pierrette. “Nenek saya dulu tinggal hanya dengan sebuah topi matahari, sebuah gaun, dan sebuah keranjang,” kenang Pierette. “Namun ia memiliki banyak barang yang cantik dan funky dan ia juga menyukai hal-hal aneh.”

 Get the look Wallpaper Sumi dari Harlequin dengan pilihan Hessian/Copper; produk Harlequin bisa dipesan di Goodrich Global Indonesia. Runner di tangga dibuat khusus dari Tim Page Carpets. Meja konsolnya dibeli di Lots Road Auctions.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUANG KELUARGA

“Ruang ini didesain mengelilingi perapian,” jelas Pierrette. “Perapian tersebut merupakan hadiah dari ibu tiri saya… Saya selalu menginginkannya! Terlalu rumit untuk memasang dan membuat sebuah cerobong namun hasilnya sepadan.”

Get the look Untuk perabot di sekeliling perapian, inspirasinya bisa Anda temukan di Chesney’s. Wallpaper Drag DR 1216 dari Farrow & Ball. Sofa Small Snooze dari Ochre. Meja kopinya dibuat secara khusus di Belgia yang terbuat dari lantai reklamasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat masih kecil, pernahkah Anda bermimpi akan rumah idaman? Pierrette Bentinck pernah. “Saya pernah berkata, ‘Ketika saya dewasa dan mempunyai keluarga, saya menginginkan sebuah rumah dengan perapian dan karya seni yang keren’,” jelasnya. “Sekarang saya memilikinya! Inilah rumah idaman saya!” Di samping perapian yang menderu serta lukisan-lukisan yang mencolok, rumah teras London milik Pierette dihiasi campuran motif menarik, varian warna, barang-barang warisan, furnitur kontemporer, dan barang daur ulang yang brilian. “Saya seharusnya menyebut rumah ini bergaya eklektik.” ucapnya ragu.

Seperti halnya impian yang menjadi nyata, tempat ini menjadi hasil yang membahagiakan tentang koleksi beragam barang sepanjang masa. Rumah ini juga memungkinkan untuk memajang benda-benda yang dia simpan dalam gudang. “Saya punya satu lukisan berumur sekitar 20 tahun,” ujarnya. “Lukisan tersebut berada di penyimpanan Big Yellow selama ini!”

Jadi mengapa ditunda? Ini karena, selain tinggal di sini sejak 2009, Pierrette dan suaminya, John, baru memiliki keseluruhan bangunan di tahun 2013. Sebelumnya bangunan ini terdiri atas dua apartemen. Mereka tinggal di lantai bawah saat hanya memiliki Rolf, ketika Georgie dan Nerine lahir mereka butuh tempat yang lebih besar. “Lalu suatu pagi, kami mengirim e-mail kepada tetangga di atas apakah mereka ingin menjualnya,” jelas Pierrette. “Pertama mereka menjawab tidak, lalu kemudian mengapa tidak?” Read More (Livingetc April 2017).….

 

PROFIL RUMAH

PEMILIK Desainer interior Pierrette Bentinck, suaminya John, yang bekerja di bidang keuangan, serta anak mereka, Rolf (8 tahun), Georgie (7 tahun), dan Nerine (6 tahun), ditambah anjing peliharaan Jack Russell terrier bernama Puck.


PROPERTI
Sebuah rumah bertingkat gaya klasik di barat daya London. Di lantai bawah terdapat dua kamar tidur anak, sebuah kamar mandi, dan ruang bermain. Lantai dasarnya dikhususkan untuk dapur-ruang makan. Di atasnya terdapat ruang tamu, perpustakaan, dan satu WC. Sementara di lantai paling atas terdiri dari kamar tidur utama, kamar mandi en-suite, sebuah ruang shower, dan ruang studi sekaligus ruang ganti milik Pierrette.

 

RUANG MAKAN

Rak piring dan tembikar china semuanya dari Astier de Villatte, Pierrette menerima sebuah barang baru dari suaminya setiap ia ulang tahun. “Saya membuat lampunya di setiap sisi rak untuk seorang klien tahun lalu namun mereka membuatnya dalam ukuran yang salah,” jelas Pierrette. “Karenanya saya memutuskan untuk menyimpannya.”

Get the look Kap lampunya dari Oka. Armchair dilapisi bahan dari Manuel Canovas.

“Warna merah muda ini begitu harmonis dengan segalanya—modern dan tradisional—dan sentuhan warna abu-abu ditambahkan agar ruang tidak berkesan terlalu ‘manis’!”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HOME TRUTHS

Jika Anda dapat melihat masa depan, apakah Anda ingin melihatnya? Mungkin, tapi saya sepertinya tidak akan percaya.

Dan tujuan personal Anda untuk tahun ini? Mencoba untuk bertahan pada dunia yang semakin cepat berubah.

Apa kiat untuk bertahan di dalam keluarga besar? Preparasi dan sabar yang dipadu dengan sedikit panik.

Tiga hal yang akan melingkupi akhir pekan ideal Anda? Memasak, bersepada dengan keluarga, makan siang di hari Minggu…

Musim semi akan tiba—apakah Anda memiliki rencana untuk berlibur? Kami akan pergi ke Maine, Amerika Serikat, untuk mengunjungi keluarga. Sangat menyenangkan mengombinasikan kehidupan outdoor dan lobster rolls.

Film apa yang Anda suka baru-baru ini? Saya suka The Great Gatsby versi Baz Luhrmann—saya banyak menghabiskan waktu melihat interiornya!

 

DAPUR

“Saya duduk di sini selagi anak-anak mengerjakan PR di sini atau ketika mereka makan malam,” ujar Pierrette. “Meja dari baja nirkarat ini begitu praktis.”

Get the look Meja preparasi dari Nisbets. Stand mixer di rak dari KitchenAid. Stool bar dari Rockett St George. Kabinet dari B&Q. Kerai dibuat dari campuran linen Beaded Stripe dari Neisha Crosland di Turnell & Gigon. Dindingnya dicat dengan Suchong pure flat emulsion dari Paint & Paper Library. Lampu gantung vintage dibeli di Belanda. Lukisan potret merupakan barang warisan kakek Pierrette dan lukisan ini orisinal dari Amerika Selatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAMAR TIDUR ANAK

“Dulunya ruang ini adalah kamar tidur saya dan John sebelum kami merombak lantai atas,” jelas Pierrette. “Ruang ini didekorasi dengan wallpaper grass-cloth yang tak pernah saya pasangkan untuk kamar anak-anak karena harganya yang cukup mahal! Tetapi Rolf mewarisinya dari kami dan ternyata tampilannya sangat bagus.”

Get the look Wallpaper grass-cloth dari Phillip Jeffries; koleksi Phillip Jeffries dapat dipesan melalui Goodrich Global Indonesia.