Paul dan Tim mendesain hunian seperti vila dengan gaya hotel butik yang nyaman untuk para tamu.

Fotografi/Paul Craig * Produksi/Mary Weaver * Teks/Amelia Thorpe * Alih Bahasa/Fivi Anjarini

 

Paul dan Tim mendesain vila Victoria mereka dengan warna yang kaya dan tampilan luks, plus gaya hotel kecil chic yang menyeramkan dibuat nyaman untuk pengunjung seperti rumah mereka sendiri.

 

PERPUSTAKAAN

“Bayangkan klub pria,” ujar Paul. “Ruang ini didesain senyaman mungkin untuk membaca buku, ini merupakan tempat untuk menghubungi via telepon dan berinteraksi lewat e-mail. Terdapat unsur baja di bagian lantai dasar, sehingga sulit mendapatkan sinyal telepon di mana pun, kecuali di sini.”


Get the look
Armchair ini adalah Balzac karya dari Matthew Hilton untuk SCP, dilapisi beludru Quartz warna Berry dari Zoffany. Rak didesain oleh Paul dan dibuat oleh Andwoodcraft, dan dicat dengan eggshell Lamp Black warna Little Greene. Lampu gantung karya Miguel Mila untuk Santa & Cole.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kami membuat lantai dasar dengan denah terbuka – kami tidak ingin ‘ruang mewah.”

“Apakah Anda berpikir ini sebuah hotel?” pertanyaan ini biasanya diajukan dengan nada sarkasme, tapi tidak buat fotografer interior Paul Craig dan partner pengacaranya Tim Dawson. “Kami sungguh senang jika teman dan keluarga tinggal di sini,” ujar Paul yang memiliki keluarga dari Bristol, sedangkan Tim dari Yorkshire. Tamu regulernya termasuk sepupu dar i Australia (“Mereka membuat tempat ini sebagai markas untuk musim panas,” ujar Tim) dan seorang bibi yang membuat lburan tahunan ke London untuk pertemuan fans The Arckers.

Ketika rumah mereka di London bagian utara agak sedikit seram untuk dikunjungi tamu, pemilik memutuskan untuk mencari rumah yang lebih besar. Untungnya, di jalan sekitar situ, mereka menemukan ‘properti yang potensial’: Bangunan bergaya Victoria yang unik berteras dengan sisi sayap samping yang tak biasa. Tapi, ini mungkin tidak sebagus kelihatannya, sebagaimana diungkapkan Tim. “Tetangga menyebutnya sebagai “Rumah Penyihir” karena terlihat angker, dengan gorden membusuk di jendela dan banyak lubang di atap,” katanya. “Anak-anak penduduk lokal memilih memutar jalan dibandingkan melewati depan rumah ini, karena terlihat seram. Read More ( Livingetc April 2017)….

 

PROFIL RUMAH

PEMILIK Fotografer interior Paul Craig dan partnernya, Tim Dawson, seorang pengacara.

PROPERTI Rumah empat tingkat bergaya Victoria berteras ujung di London bagian utara. Denah ruang terbuka di lantai dasar memiliki ruang keluarga dan ruang makan, plus dapur dan perpustakaan. Ruang bawah tanah termasuk ruang sinema, ruang serbaguna, kamar tidur tamu, dan ruang shower en-suite dan WC. Kamar tidur utama, ruang ganti, dan en suite di lantai satu, dengan kamar mandi keluarga dan kamar mandi tamu, sedangkan di lantai atas terdapat tiga kamar tidur tamu dan ruang shower.

 

RUANG KELUARGA

Terinspirasi dari tempat singgah merkean di The Ranch di Rock Creek di Montana, dikenal sebagai perpaduan gaya koboi dan luks yang indah, Paul, kiri, dan Tim memilih karpet kulit sapi, armchair kulit, dan kepala banteng antik.

Get the look Ini adalah Kursi Saddle Up dan Sofa Tux dari Stuart Scott. Lampu meja Diana dari Santa & Cole. Karpet sapi dari Whistler Leather. Lantai ek corak hitamdari Pietra Wood & Stone. Ini adalah sculpture All This Love karya Amme Gillespie. Vas dan bunga imitasi dari Abigail Ahern. Hiasan anjing dari Graham dan Green.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HOME TRUTHS

Paul, apa yang membuat Anda tetap dapat menyelesaikan renovasi rumah ini? Prosecco, bir, dan piza.

Apa yang Anda nantikan di musim semi? Outdoor event Pop Brixton, bar, dan makanan jalanan [popbrixton.org]

Apa yang membuat Anda gugup? Memfoto rumah saya sendiri! Ini sangat personal bahwa sangat sulit melihatnya dengan obyektif.

Tim, jika Anda reinkarnasi, ingin menjadi apa Anda? Seseorang yang tidak membuat omong kosong.

Siapa yang memasak? Tim: Paul. Saya hanya dogsbody.

Kata-kata yang sering Anda ucapkan? Ayo, kita ke sinema!

 

 

DAPUR

Perluasan dari lebar dan panjang menjadikan ruangan ini sebagai dapur superluas dan area bersantai, sengan pintu yang membuka ke arah teras. “Hari pertama musim semi, saya duduk di luar menikmati sinar matahari,” ujar Tim.

Get the look Dapur dari Neil Norton Design. Lampu gantung Diner 75 dari Davey Lighting. Stool dari Style Matters.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUANG MAKAN

Cermin antik adalah unggulan di bar, The Northall di Corinthia Hotel London, memberi kami ide untuk dinding panel yang dimiringkan ini. Kami mencari perusahaan kaca lokal dan lantas mereka meminat seseorang yang kompeten untuk menyediakan kaca untuk bar,” kata Paul.

Get the look Cermin antik miring daro Osborn Glass. Kursi dari Ernest Race untuk Race Furniture Meja makan walnut dibuat khusus oleh Andawoodcraft. Lampu Hang karya Marcel Wanders untuk Moooi. Plafon mawar dari London Plastercraft.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAMAR TIDUR UTAMA

“Efek warna gelap tidak dapat disangkal,” ujar Paul sambil tertawa. “Ini menciptakan efek fantastik.”

Get the look Dinding dicat dengan cat emulsi matt absolut Hicks warna Little Greene. Lampu gantung Cask karya Bert Frank. Kabinet samping kasur dipesan dari Sixninethree. Untuk kasur serupa, coba Lady Americana. Vas dari Graham and Green.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAMAR TIDUR TAMU

“Rumah dibangun 1893 dan ini adalah peta untuk area ini di tahun 1892,” ujar Tim. “Saya menyukainya dan sangat menyenangkan mengetahui London seperti itu.”

Get the look Wallpaper peta dari Love Amps On. Headboard didesain oleh Paul dan Tim serta dibuat oleh Material Concepts. Lampu adalah Tribeca Duane karya Saren Rose untuk Menu. Meja dipesan lewat Andawoodcraft termasuk pegangan Buster + Punch.