Siapa sangka rumah milik Rodgy dan Andrew dulunya adalah bangunan kantor yang direnovasi ulang?

Fotografi ⁄ Paul Massey * Produksi ⁄ Mary Weaver * Teks ⁄ Claudia Baillie * Alih Bahasa ⁄ Arisa Imandari

 

 

Rumah milik Roddy dan Andrew dulu merupakan bangunan kantor saat mereka membelinya sehingga membutuhkan banyak ide untuk mengubahnya menjadi rumah bergaya klasik dan kontemporer yang sempurna…

 

 

LOUNGE

Kursinya didesain oleh Paola Navone, kolega dekat Andrew. Ia sempat bekerja sama dengan kami untuk toko Joyce di Hong Kong,” jelas Andrew.


Get the look
Armchair Bray 07 karya Paola Navone untuk Gervasoni. Meja kopi dan meja sisi karya Eero Saarinen untuk Knoll. Chaise dan sofa Hepburn, di foto samping, karya Matthew Hilton. Karpet dengan desain Pangolin karya Roddy Murray untuk Boxer Rugs. Lampu pendant dari Lindsey Adelman. Lampu Bourgie pada perapian dari Ferruccio Laviani untuk Kartell. Karya seni abstrak karya seniman graffiti New York JMR. Di atas sofa merupakan koleksi lukisan bunga karya James Stuart Park

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROFIL RUMAH

PEMILIK Roddy Murray, pendiri studio desain interior RJ Murray Design, dan partnernya Andrew Keith, presiden perusahaan ritel fashion Joyce di Hong Kong dan perusahaan apartemen mewah Lane Crawford.
PROPERTI Rumah tiga tingkat dalam daftar Grade A bergaya Georgia di Edinburgh New Town. Di lantai dasar terdapat sebuah aula, lobi, ruang tamu, kamar tidur utama, dan ruang mantel, sementara di lantai satu terdiri atas ruang lounge, ruang makan, dapur, ruang cuci, dan toilet. Di lantai atas diisi dengan kamar mandi dan tiga kamar tidur tamu, dengan salah satunya dilengkapi kamar mandi dan ruang ganti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUANG TAMU

“Kombinasi barang modern dari Tom Dixon, furnitur klasik tahun 1970-an, dan perabot antik bergaya Georgia benar-benar memberikan ruangan ini kesan eklektik,” jelas Roddy.

Get the look Chandelier Plane dari by Tom Dixon, juga kursi Wingback Micro dan lampu dinding Base; produk Tom Dixon dapat dipesan di Ambiente. Sofa Serpentine Cloud karya Vladimir Kagan merupakan furnitur vintage tahun 1960-an yang dilapisi ulang oleh Roddy dan Andrew. Meja kopu dari Aerin Lauder. Karpet India dibeli di Jaipur dan karpet antik Berber dibeli di Paris.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUANG MAKAN

Sebuah jendela besar memungkinkan cahaya matahari memenuhi ruang makan yang dihiasi dengan wallpaper kontemporer stylish.
Get the look Wallpaper Snakeskin Damask warna hitam dari Timorous Beasties. Meja Tulip karya Eero Saarinen untuk Knoll, begitu juga dengan kursi Executive-nya. Chandelier dari Georgian Antiques. Karpet Mondel, didesain oleh Roddy Murray untuk Boxer Rugs.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebuah Lokasi Fantastis,

langit-langit yang menjulang, jendela yang besar, dan tangga yang luas adalah beberapa fitur bangunan yang pertama dicari oleh Roderick—atau Roddy—Murray dan Andrew Keith untuk rumah mereka di Edinburgh. Namun rumah tiga tingkat yang mereka beli di tahun 2013 ini menjadi proyek renovasi yang luar biasa. Bangunan dalam Grade A ini dulunya dikonversi menjadi kantor, itu berarti mereka butuh waktu 3 tahun untuk merombaknya kembali menjadi rumah bergaya Georgia. “Strukturnya masih sangat bagus namun ada banyak daftar perizinan yang perlu kami dapatkan dari dewan kota Edinburgh dan Historic Scotland sebelum kami memulai renovasi,” kenang Roddy.

“Kami perlu menghilangkan dapur staf dan bahkan blok toilet, kemudian memasang pipa gas utama serta air—yang berarti kami harus menggali jalan berbatu di depan rumah. Dindingnya juga harus dirobohkan untuk membuat area kerja dengan kamar mandi yang layak dan sebuah dapur. Kami tidak banyak berpikir saat itu, tapi kini saya mengingatnya kembali dan rasanya hal tersebut merupakan perombakan yang cukup besar.”

“Hal besar yang begitu indah kami temukan dalam rumah ialah langit-langit mawar dan cornice yang cantik, seluruhnya masih utuh. Tapi sebagian interior yang lain terlalu berlebihan dan terlihat tak menarik. Tidak semua perombakan berakhir menyenangkan. Hanya saja ketika mereka melepaskan lantai kayu orisinalnya, mereka mendapatkan perapian marmer berusia 200 tahun yang kini terlihat menarik. Seiring dengan penemuan arsitektural dalam bangunan, renovasi ini juga membuat keduanya mendesain rumah dengan gaya yang lebih modern. “Tidak semua kami ubah secara kontemporer dalam bangunan bergaya Georgia ini,” jelas Roddy. “Kami hanya memindahkan lounge, ruang makan, dapur, dan ruang cuci ke lantai satu di atas.” ………….Read More (Juni-Juli 2017)

 

 

DAPUR

Dapurnya dibuat secara khusus, termasuk meja island di tengah yang begitu impresif, diukir oleh pembuat kabinet lokal kemudian atasannya diberi sentuhan kulit dan marmer. Splashback-nya menggabungkan ruang penyimpangan brilian untuk buku-buku masak dan peralatan makan.

Get the look Kabinet yang dibuat secara khusus oleh Sculleries of Stockbridge. Worktop marmer dari Stirling Stone. Stool Brick 228 dari Gervasoni. Lampunya dari Lindsey Adelman. Lampu dinding dari House Doctor.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

‘Saat kami selesai merenovasi, kami mengadakan pesta dan sekitar 60 orang datang. Rasanya seperti rumah ini hidup kembali.’

 

 

HOME TRUTHS

Jika Anda sebuah furnitur, Anda ingin menjadi? Roddy: Sebuah kursi Wingback karya Tom Dixon. Andrew: Sebuah kursi lounge karya Eames.

Pakaian favorit? Roddy: Saya suka syal. Andrew: Mantel biru My Dries van Noten rasanya sempurna untuk musim dingin di Edinburgh.

Menari disko atau opera? Roddy: Disko, tapi saya harus banyak belajar gerakannya. Andrew: Opera.

Bangunan atau gaya arsitektural favorit? Roddy: Sydney Opera House. Andrew: Villa Necchi Campiglio di Milan.

Jika Anda dapat terbang ke mana saja, manakah yang Anda tuju? Roddy: Kami berdua suka bepergian ke Amerika Selatan.

Tempat terbaik di Edinburgh untuk sarapan? Roddy: Sunday brunch di The Scran & Scallie. Andrew: Sunday papers di Moray Place Gardens.

 

KORIDOR

“Roddy mendesain tempat penyimpanan di koridor ini—Saya suka kekontrasan di antara pintu berwarna kuning terang dan lantai ubinnya,” jelas Andrew.

Get the look Lenteranya dibuat oleh pandai besi lokal. Karpetnya dirancang oleh Roddy Murray untuk Boxer Rugs. Kursi yang dilapisi beludru karya Luca Nichetto di Lane Crawford. Untuk potret Native American seperti ini, Anda dapat kunjungi fineartamerica.com.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAMAR TIDUR

“Kami banyak mencoba warna berbeda di kamar tidur ini dan mengecat ulang beberapa kali,” ujar Roddy. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk mengecatnya dengan warna merah muda.

Get the look Tempat tidur karya Roddy Murray untuk RJ Murray Design. Kursi Egg didesain oleh Arne Jacobsen untuk Fritz Hansen, yang kemudian dilapisi dengan kain dari Kvadrat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAMAR MANDI

Keramik encaustic Maroko menambah kamar mandi keluarga ini sentuhan personal. Kabinet yang dibuat khusus menyediakan banyak tempat penyimpanan tersembunyi.

Get the look Basin Vero dari Duravit. Bathtub Normandie dari Fired Earth. Kabinetnya dibuat dengan order terlebih dulu di pengrajin lokal.