Milan Design Week Highlights

Milan Design Week Highlights

Pameran dan hal-hal menarik yang wajib diintip selama periode pesta desain furnitur 2017 di Milan.

    Untuk perayaan ulang tahun ke-56, Salone del Mobile tersebut telah menyebar tentakelnya untuk melibatkan seluruh kota. Untuk kali ini, menginjak tahun ke-10 Triennale Design Museum, tema dikhususkan untuk dunia anak-anak, Giro Giro Tondo, dengan desain dan arsitektur yang telah dibuat khusus untuk mereka, termasuk permainan dan gambar.  Dikurasi oleh Stefano Giovannoni dengan komponen figuratif dan spirit pop, ekshibisi pun berjalan dengan efek angin melalui visual, pendengaran, dan memberi petunjuk kepada pengunjung melalui berbagai bagian tematik.

 

Pameran Housebirds ini terinspirasi dari burung-burung yang beterbangan yang dianggap sebagai arsitek alami. Mereka berhasil membuat sarang hanya bantuan paruh dan kaki mereka. Proyek ini ibarat sebuah metafora bagi kita yang memasuki era digital, bahwa untuk menyampaikan sebuah ide, penelitian, pengujian, prototipe, perbandingan adalah penting. Pameran yang dikoordinasi oleh desainer Roberto Giacomucci ini mengajak 24 desainer untuk mendesain sebuah sangkar burung. Mereka bebas mengekspresikan dan pengalaman visinya melalui bentuk-bentuk, warna, dan fungsi.

 

 

Desainer ternama Marcel Wanders merancang WonderGlass, sistem pencahayaan yang dibuat  menjadi puitis. Terinspirasi oleh kaligrafi Jepang dan dibuat dari gelas Murano yang ditiup, iluminasi dari lampu gantung yang mengambang, sehingga memiliki desain yang dapat disesuaikan dengan instalasi langit-langit dan ruang secara penuh, baik sebagai  elemen berkelompok ataupun tunggal.

 

Pameran Delightful, merupakan eksplorasi visual dan indra tentang kehidupan sehari-hari dan ruang kontemporer di mana generasi baru tinggal. Menyelidiki bagaimana mereka memahami ruang dalam hal persimpangan antara teknologi dan pola dasar hidup, publik dan privat, serta kebutuhan dasar dan keinginan. Dengan empat konsep utama: desain, pencahayaan, masa depan, dan kehidupan, ruang ini dihiasi dengan potongan-potongan satu kali yang tidak biasa yang dikurasi oleh Studio Ciarmoli Queda. Selanjutnya, proyek Matteo Garrone menjadi film pendek D‘auteur, yang menampilkan perspektif dunia desain yang berbeda dengan bergerak melalui realitas yang nyata namun ilusi.

 


Di Spazio Rossana Orlandi dapat kita temui furnitur-furnitur berkarakter yang tidak terduga. Kali ini ia berkolaborasi dengan desainer yang tak asing lagi, seperti Matteo Cibic , Fernando MastrangeloNacho Carbonell , dan Nika Zupanc. Yang menarik di galeri yang berlokasi di Matteo Bandello 14–16 ini di antaranya adalah koleksi Furniture “Vanilla Noir” yang dirancang oleh Matteo Cibic. Koleksi diilhami oleh kerajinan tangan inlay tulang dan tanduk India dan diterjemahkan ke dalam desain kontemporer dan tetap mempertahankan bentuk dan garis klasik Italia.

 

FOTOGRAFI DOK. TRIENNALE.ORG,  MEDIA.ARCHITECTURALDIGEST.IN, DELIGHTFUL, WONDER-GLASS.COM, ACTIONGIROMARI.IT