ANIMAL MAGIC

Dengan coretan pena dan tintanya, jajaran kucing berkacamata serta sentuhan warna hitam dan putih, membuat rumah keluarga Rory Dobner seperti lukisan seniman.

 

PROFIL RUMAH

1 Profil RUmah

PEMILIK Seniman Rory Dobner, istrinya Claire, yang mengelola rorydobner.com, serta dua anak laki-laki mereka, Louie (11 tahun) dan Huxley (8 tahun).

PROPERTI Gabungan dua flat di blok Victorian mansion di bagian utara London. Terdapat ruang keluarga, dua ruang kerja, satu studio musik, tiga kamar tidur, dan satu kamar mandi di lantai dasar. Di lantai atas terdapat ruang makan, dapur, kamar mandi, dan studio Rory.

STUDIO RORY

Bangku beton asli dari halaman diletakkan di sudut ruangan. “Kami ganti kain pelapis sebelumnya dengan yang baru agar lebih nyaman,” kata Rory.cat

GET THE LOOK Meja Hollandaise dari Astier de Villatte. Lampu Zettel’z 5 dari Ingo Maurer. Lampu ini dipesan khusus oleh Rory.

 

 

“Saya senang memfokuskan gambar pada satu objek, itulah alasan mengapa wajah kucing terlihat indah di piring. Semua garis yang ada menarik perhatian Anda ke mata kucing itu”

paul raeside

Selamat datang di rumah keluarga Dobner, di mana kreativitas dan imajinasi terpancar dari setiap sudut, segalanya disusun penuh seni seperti karya Rory pada dinding. Namun di sini, eksentrik bukan berarti kekacauan. Seperti lukisannya, gaya interior dari seniman ini lebih kepada apa yang terlihat oleh mata.

Rory menemukan karakter ini dari masa kecilnya. “Saya tidak tertarik pada hal besar, dan buku mewarnai,” katanya.

“Saya tertarik pada ilustrasi yang tampak hidup hanya dengan beberapa goresan pena, seperti Winnie the Pooh dan Piglet berjalan di jalan setapak. Hanya ada sedikit garis namun Anda paham bahwa mereka dikelilingi oleh tanah lembap. Bahkan Anda bisa mendengar gemerisik daun.”

Penataan unik dengan upaya yang minim—dan banyak ruang berwarna putih—mendominasi rumah di utara London milik Rory dan istrinya, Claire, dengan chemistry yang sama dan dipenuhi oleh elemen-elemen yang kuat. Tujuannya, kata Rory, adalah menarik perhatian dengan detail yang halus tapi tetap memberi banyak ruang kosong sehingga ada ruang bagi imajinasi Anda untuk berkembang. Claire menambahkan, “Kami mengerjakan desain minimalis, dengan sensibilitas maksimal.”

 

STUDIO RORY

paul raeside

Ruang beratap kaca menggantikan halaman lama. Di tahun 70-an, bangunan ini ditempati oleh para anarkis, termasuk John Lydon muda.

GET THE LOOK Lantai batu London ini dari salvage dealer. Lampu dinding dari Jieldé. Kursi masinis vintage ini dari Australia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RUANG MAKAN

4 Ruang Makan

Meja makan terbuat dari wool press Selandia Baru. “Kami membeli meja ini saat berkunjung ke sana,” kata Rory.

GET THE LOOK Lampu beton Edison karya Tove Adman di Scandinavian Design Center.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

KAMAR MANDI LANTAI BAWAH

paul raeside

“Apakah saya remaja gotik? Justru sebaliknya,” kata Rory soal pilihannya pada warna gelap. “Saya besar di Pulau Hayling, jadi lebih suka di luar, berselancar.”

GET THE LOOK Brassware dari Lassco. Bathtub dan wastafel dari Waterworks. Cat Down Pipe estate emulsion dari Farrow & Ball.

 

KAMAR TIDUR UTAMA

paul raeside

“Tempat tidur ini sangat brilian—terlihat seperti kulit, tapi terbuat dari besi,” kata Rory. Chandelier ini tiba dari Amsterdam dalam beberapa bagian terpisah dan harus dirangkai sendiri.

GET THE LOOK Tempat tidur Handel dari And So To Bed. Selimut dari Maison de Vacances. Karpet dari The Rug Company.

 

 

 

 

 

 

 

 

Fotografi ⁄ Paul Raeside
Produksi ⁄ Mary Weaver
Teks ⁄ Jo Leevers
Alih Bahasa ⁄ Mario Bima

 

 

 

HOME TRUTHS

Apa yang Anda harapkan bisa Anda ciptakan? Claire: Sebuah magic box berisi sofa dan tumpukan bantal yang bisa dibawa keliling dunia.

Favorit hotel di UK? Claire: Soho Farmhouse. Kami bisa minum koktail yang diantar dengan milk float lalu pergi berkeliling dengan sepeda tua. Tidak heran jika saya sering jatuh… Favorit hotel di luar negeri? Claire: Pikes di Ibiza. Tempat yang didatangi orang-orang keren setelah berpesta.

Apa yang ingin Anda katakan pada diri Anda saat berusia 18 tahun? Claire: Pikirkan, katakan, lakukan.

Tokoh seniman? Rory: Semua garis-garis lurus dan energinya—menakjubkan.

Kota paling menarik? Claire: Tokyo. I am in love. Jika Anda menjadi pemimpin… Rory: Saya akan wajibkan menggambar. Bahkan, menggambar menjadi seperti National Service. Enam bulan menggambar, enam bulan menulis.