FIERY Spırıt

Rumah Louise McGuane

Rumah Louise McGuane

Haruskah sebuah pondok tua terkesan lembap dan dingin? Tidak keduanya… Louise dan Dominic mengubah rumah mereka dengan gaya menyenangkan dari sentuhan desain mereka sendiri.

PROFIL RUMAH

Rumah Louise McGuane

PEMILIK Louise McGuane, pemilik perusahaan wiski Irlandia, Chapel Gate, bersama suaminya Dominic McCarthy, managing director di sebuah firma PR, dan anjing Jack Russell peliharaan mereka bernama Molly the Wonderdog.

PROPERTI Sebuah cottage abad 18 yang diperluas di County Clare, Irlandia. Lantai dasarnya terdiri atas ruang resepsi, dapur, ruang makan, ruang tamu, boot room, dan dua kamar tidur en-suite. Di lantai atasnya terdapat dua kamar tidur suite.

 

 

RUANG TAMU

“Rumah ini membuat banyak orang bertanya-tanya akan jadi seperti apa, dan sangat brilian rasanya berbagi dengan mereka,” jelas Louise.
GET THE LOOK Sofa dari Made.com. Meja kopi Noguchi dari Vitra, dapatkan koleksi Vitra di Decorous, Kemang.

Rumah Louise McGuane

“Nenek saya lahir di rumah ini…

Dan saya besar di peternakan ini,” jelas Louise McGuane seraya menatap sapi-sapi di luar yang sedang makan rerumputan di halaman—kawanan sapi yang dimiliki ayah Louise. “Tanah ini diwarisi turun temurun dari keluarga saya, jadi saya tahu saya akan mewarisinya suatu saat nanti,” jelasnya. “Saya bukanlah peternak dan saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri bagaimana saya mempertahankan bangunan warisan ini ketika waktunya tiba.”

Namun ide ini berubah pada 2011. “Saya bertemu Dominic dan berencana untuk menikah jadi ide berubah lebih cepat,” jelas Louise tersenyum. Kendati fokus dengan orientasi pada rumah keluarga, restorasi bangunan ini tidaklah mudah mengingat merupakan pondok tua yang dibangun abad 18.

Teman Louise, arstitek Swiss bernama Jean-Claude Girard, menawarkan bantuan untuk mendesain ulang. “Ia datang ke Irlandia dan kami berkeliling melihat lanskap dan bangunan,” kenang Louise. “Ada alasan mengapa pondok ini dibangun seperti ini; bangunannya sesuai dengan lanskap dan dibuat dari material lokal. “Saya ingin mempertahankan tampilan orisinal façade tapi membuat interiornya semodern mungkin.” Rumah barunya berdiri di pondok eksisting dengan ruang ekstensi dari bekas gudang dan bangunan luar.

DAPUR

Rumah Louise McGuane

Meja island ditutupi papan kayu reklamasi dari lantai kayu aula paroki lokal. “Saya dulu berdansa di atasnya saat masih kanak-kanak seperti yang dilakukan orangtua dan kakek nenek saya,” kenang Louise.

Saat musim panas, pintu kaca dibiarkan terbuka untuk menghubungkan patio sehingga membuat ruang lebih besar. Kerangka baja masif yang menyokong anak tangga kayu melewati hingga ke atap dan membantu menyeimbangkan seluruh bangunan.

GET THE LOOK Kabinet dapur dari Ikea. Stool Toledo dari Cult Furniture.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fotografi – Paul Massey Teks – Andréa Childs Alih Bahasa – Arisa Imandari