Style DYNAMO

1-style-dynamo

Ed Burstell tidak hanya mengubah Liberty menjadi perusahaan retail yang dinamis, ia juga mengubah rumah di London yang sederhana menjadi sensasional

1-style-dynamo

 

PROFIL RUMAH

PEMILIK Ed Burstell, managing director di Liberty (dan menjadi pusat perhatian di serial TV Liberty of London di Channel Four).

PROPERTI Sebuah rumah mews bergaya Victorian di Marylebone London, dengan dapur/ruang makan/ruang keluarga/ruang kerja terbuka di lantai dasar dan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan shower room di lantai atas.

EKSTERIOR

“Ini adalah tempat yang bagus untuk duduk menikmati kopi pagi saat mentari bersinar,” kata Ed tentang taman depan miliknya. Para tetangga mengatakan hal yang sama, “tapi salah satu dari mereka tidak menyukai pot tanaman besar ini,” katanya sambil tertawa.

GET THE LOOK Pot besar ini dari Rosemary Livingstone di RL Flower Designs.

 

RUANG KELUARGA

2-ruang-keluarga

Saat Ed pindah, rumah ini baru diperbaharui dan dicat putih, garis merah muda ia tambahkan di cornice bagian bawah. Seperti yang Anda duga, sebagian besar perabotan dan aksesori rumah ini dari Liberty.

GET THE LOOK Kursi santai dari Ines Cole di Liberty. Bantal Mr dan Mrs, vas di atas tungku, set piring Animal karya Yvonne Ellen yang digantung di dinding, gambar linocut Hugo Guinness untuk John Derian dan karpet Persia juga dari Liberty. Bunga-bunga di sini dan secara keseluruhan di rumah dari Wild at Heart.

 

“Ada yang menyebutnya loteng nenek…

3-loteng-nenek

Saya bilang ini eclectic,” kata Ed Burstell tentang gaya paduan warna rumah miliknya di kawasan West End, London, yang sangat hidup. Ada beberapa hal yang “aneh”, aku Ed, dia menunjuk kursi lipat yang mengantung di dinding kamar tidur, sebuah “dinding piring eksentrik” di hall, dan tiga screen cantik dari Jepang, “karena tidak akan cukup untuk menampilkan keenam screen yang ada,” jelasnya sambil tersenyum. “Prinsip desain utama saya adalah HiLo—campuran barang baru dan barang bekas!”

Melewati pintu depan warna oranye—“Mengingatkan akan Frida Kahlo”—masuk ke ruang keluarga, pemandangan akan menyambut Anda, dipenuhi lukisan, barang antik dan eksotis yang ia dapatkan dari banyak perjalanan, Ed mendeskripsikannya dengan “choppy”. “Saya suka bila mata melihat semuanya sekaligus. Ketika ada tamu, akan terdengar suara ‘oh’ atau ‘whoah’ yang antusias,” katanya.

“Dekorasi harusnya menyenangkan, bukan soal harga,” katanya. “Lukisan dari toko loak bisa terlihat sebagus lukisan dari galeri.” Warna adalah hal yang krusial dan datang dari bunga-bunga yang ia ambil setiap Kamis dari florist di Wild at Heart, siap untuk menghibur akhir pekan. “Saya suka bagaimana mereka mengaturnya dan saya suka apa pun yang cerah. Membuat kamar menjadi boom!” kata Ed antusias, “boom” menjadi satu ekspresi favorit Ed, mengambarkan dia dan gayanya dengan sempurna.
Dengan semangat yang membara, Ed selalu ingin tahu akan hal baru. “Jika saya bisa memilih hidup di mana, pasti setengah di London dan setengah di  New York,” kata Ed. “New York di mana saya berasal dan London sekarang rumah saya.”

 

RUANG KELUARGA

4-ruang-keluarga-2

Ed menghubungkan gaya eclectic miliknya dan cara “menata”—“biasanya semua barang digabung dan lihat hasilnya bagaimana”—dengan Tom Beebe, partner berbagi ruang apartemen di Manhattan selama 20 tahun. “Saya belajar semua trik interior dari dia,” aku Ed. GET THE LOOK Sofa upcycled dari Ines Cole di Liberty. Easel dari Drew Pritchard. Lukisan di dinding karya seniman Rusia dari tahun 40-an.

 

KAMAR TIDUR

5-kamar-tidur

Ed jatuh cinta dengan kursi kayu mini ini di New York dan mengirimnya ke London. Menggantung sesuatu di dinding adalah trik ala Ed: “Ini membuat kamar terlihat lebih menarik, sekaligus lebih besar,” katanya.

GET THE LOOK Ini adalah bedside table Margate karya Zoe Murphy di Liberty. Ilustrasi Eyelash dibeli di pasar Golborne Road. Bust dari Sunbury Antiques Market di Kempton Park.

 

 

Fotografi – Paul Raeside
Produksi – Mary Weaver
Teks – Fiona McCarthy
Alih Bahasa – Mario Bima